Selasa, 20 Februari 2024

Proposal: 

Optimalisasi Peningkatan Pelayanan Publik Melalui Strategi Pemekaran Wilayah (Studi Kasus: Kapanawon Depok Sleman)

Pendahuluan: 

Pelayanan publik yang optimal merupakan tujuan utama pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Pemekaran wilayah menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan. Studi ini akan mengkaji bagaimana pemekaran wilayah dapat berkontribusi pada peningkatan pelayanan publik di Kapanawon Depok, Sleman.

Rumusan Masalah:

  1. Bagaimana pemekaran wilayah dapat memengaruhi kualitas pelayanan publik di Kapanawon Depok Sleman?
  2. Apa saja kendala dan peluang yang dihadapi dalam implementasi pemekaran wilayah untuk meningkatkan pelayanan publik?
  3. Bagaimana strategi pemekaran wilayah dapat dioptimalkan agar memberikan dampak positif pada pelayanan publik?

Tujuan Penelitian: 

Penelitian ini bertujuan untuk:

  1. Menganalisis dampak pemekaran wilayah terhadap pelayanan publik di Kapanawon Depok Sleman.
  2. Mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang memengaruhi keberhasilan pemekaran wilayah dalam meningkatkan pelayanan publik.
  3. Merumuskan rekomendasi strategi pemekaran wilayah yang dapat dioptimalkan untuk pelayanan publik yang lebih baik.

Manfaat Penelitian: 

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan bagi pemerintah daerah, lembaga terkait, dan masyarakat dalam mengimplementasikan pemekaran wilayah sebagai upaya meningkatkan pelayanan publik di Kapanawon Depok Sleman.

Semoga proposal ini dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya meningkatkan pelayanan publik! 🌟

Tinjauan Teori

Pemekaran wilayah merupakan proses yang kompleks dan memiliki tantangan tersendiri. Berikut adalah beberapa kendala yang sering dihadapi dalam pemekaran wilayah:

  1. Ketidaksetujuan Masyarakat:

    • Tidak semua warga setuju dengan pemekaran wilayah. Beberapa masyarakat merasa kehilangan identitas dan keterikatan dengan wilayah asal.
    • Konflik antara pendukung dan penentang pemekaran bisa memperlambat proses dan mengganggu stabilitas sosial.
  2. Administrasi dan Birokrasi:

    • Persyaratan administratif dan teknis untuk pemekaran wilayah bisa rumit. Proses perizinan, pembentukan lembaga, dan alokasi anggaran memerlukan waktu dan sumber daya yang cukup.
    • Koordinasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota juga memerlukan upaya yang intensif.
  3. Sumber Daya Manusia dan Keuangan:

    • Setelah pemekaran, daerah baru harus memiliki aparatur pemerintahan, tenaga medis, pendidik, dan infrastruktur yang memadai.
    • Pengelolaan keuangan daerah baru juga menjadi tantangan, terutama jika sumber pendapatan belum optimal.
  4. Perubahan Sosial dan Budaya:

    • Pemekaran bisa mengubah pola interaksi sosial dan budaya di wilayah yang mekar. Perlu upaya untuk memperkuat identitas lokal dan meminimalisir konflik.
  5. Pengelolaan Sumber Daya Alam:

    • Jika wilayah yang dimekarkan memiliki potensi sumber daya alam (misalnya hutan, tambang, atau perikanan), pengelolaan yang berkelanjutan menjadi krusial.
    • Konflik terkait pemanfaatan sumber daya bisa muncul.
  6. Ketergantungan pada Pemerintah Pusat:

    • Daerah baru sering mengandalkan dana dari pemerintah pusat. Jika dana tidak cukup, pembangunan dan pelayanan publik bisa terhambat.
  7. Kapasitas Sumber Daya Manusia:

    • Kekurangan tenaga ahli dan kapasitas SDM di daerah baru bisa menghambat efektivitas pelayanan publik.

Meskipun ada kendala, pemekaran wilayah juga membawa potensi perbaikan dan kemajuan. Dengan perencanaan yang matang dan partisipasi aktif dari masyarakat, pemekaran wilayah dapat memberikan manfaat jangka panjang. 🌟

1: Analisis Dampak Positif dan Negatif Atas Pemekaran Wilayah 2: Pemekaran Wilayah di Indonesia, Efektifkah? 

Manfaat utama untuk Masyarakat

Pemekaran wilayah memiliki manfaat jangka panjang yang signifikan bagi pembangunan dan pelayanan publik di Indonesia. Berikut adalah beberapa manfaatnya:

  1. Peningkatan Pelayanan Publik:

  2. Percepatan Pembangunan:

  3. Demokrasi Lebih Dekat dengan Rakyat:

  4. Pengelolaan Potensi Daerah:

  5. Keamanan dan Ketertiban:

  6. Hubungan Serasi antara Pusat dan Daerah:

Dengan perencanaan yang matang dan partisipasi aktif dari masyarakat, pemekaran wilayah dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan Indonesia. 🌟

1: Kenapa Harus Ada Pemekaran Provinsi? - Kompas.com 

Keikutsertaan Masyarakat

Partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan merupakan prinsip fundamental dalam sistem demokrasi. Melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan adalah cara efektif untuk menciptakan kebijakan yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan1.

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan:

  1. Meningkatkan Keterbukaan dan Akses Informasi:

    • Pemerintah perlu memastikan bahwa informasi tentang kebijakan dan program publik tersedia secara transparan dan mudah diakses oleh masyarakat.
    • Dengan keterbukaan informasi, masyarakat dapat memahami isu-isu yang relevan, mengevaluasi konsekuensi kebijakan, dan berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan dengan pengetahuan yang memadai.
  2. Konsultasi Publik dan Pendapat Umum:

    • Konsultasi publik adalah metode yang efektif untuk melibatkan masyarakat dalam pengambilan keputusan publik.
    • Pemerintah dapat mengadakan pertemuan, diskusi kelompok, atau merancang platform online untuk mengumpulkan pendapat dan masukan dari masyarakat tentang kebijakan tertentu.
    • Dalam proses konsultasi publik, pemerintah harus menghormati dan memperhatikan pandangan serta aspirasi masyarakat sebelum membuat keputusan akhir.
  3. Membangun Dialog dan Kolaborasi:

    • Pengambilan keputusan publik yang partisipatif juga melibatkan membangun dialog dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan kelompok masyarakat terkait.
    • Pemerintah dapat mengadakan forum dialog, lokakarya, atau menggandeng organisasi masyarakat sipil untuk memperoleh wawasan dan perspektif yang lebih luas.
    • Melalui kolaborasi, pemerintah dapat membangun kemitraan dengan masyarakat dalam merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi kebijakan publik.
  4. Pemberdayaan Masyarakat dan Partisipasi Aktif:

    • Partisipasi masyarakat tidak hanya sebatas memberikan masukan atau pendapat, tetapi juga melibatkan masyarakat secara aktif dalam pelaksanaan kebijakan.
    • Pemberdayaan masyarakat memungkinkan individu dan kelompok masyarakat untuk berperan aktif dalam mengidentifikasi masalah, merancang solusi, dan mengelola program-program publik.
    • Pemerintah dapat memberikan pelatihan, dukungan teknis, dan sumber daya lainnya untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam partisipasi aktif.
  5. Evaluasi dan Transparansi:

    • Bagian penting dari partisipasi masyarakat adalah memastikan bahwa keputusan publik dievaluasi secara terbuka dan transparan.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, partisipasi masyarakat dapat diperkuat, dan kebijakan yang lebih baik dapat dihasilkan. 🌟

1: Partisipasi Masyarakat dalam Pengambilan Keputusan Publik - Kompasiana.com 


Minggu, 11 Februari 2024

PAI dan BP untuk Sekolah Vokasi

 PAI dan BP untuk Sekolah Vokasi

Oleh: Addul Rosyid Ahmad Djailani *)


Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekertai (PAI dan BP) untuk sekolah vokasi adalah mata pelajaran yang bertujuan untuk membentuk karakter peserta didik yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, dan berbudaya sesuai dengan ajaran Islam. Buku PAI dan BP untuk sekolah vokasi mengacu pada kurikulum 2013 yang disusun oleh Kementerian Agama123. Buku PAI dan BP untuk sekolah vokasi terdiri dari beberapa tema yang sesuai dengan kebutuhan dan minat peserta didik, seperti kewirausahaan, kesehatan, lingkungan, teknologi, dan seni1. Buku PAI dan BP untuk sekolah vokasi juga menguraikan capaian pembelajaran yang diharapkan dari setiap tema, baik dalam ranah kognitif, afektif, maupun psikomotor4

Sumber Bacaan:


Tema-tema yang terdapat pada buku-buku PAI dan BP

Tema-tema yang terdapat dalam buku PAI dan BP untuk sekolah vokasi bervariasi sesuai dengan jenjang dan kelas. Beberapa contoh tema-tema yang ada dalam buku PAI dan BP untuk sekolah vokasi adalah sebagai berikut:

Sumber Bacaan:

https://www.bing.com/search?form=NTPQL2&ocid=msedgdhp&pc=U531&cvid=36aa2f1a1f204581b0b339dda5f5f799&ei=17&q=Bing+AI&showconv=1=1


*)

Tentang Penyusun,


Klik di https://s.id/tpos 

Islam, Lahir AI Sebagai Peretasnya

 Islam, Lahir AI Sebagai Peretasnya

Oleh:  

Abdul Rosyid Ahmad Djailani

Sosok Beliau

Singkronisasi antara fungsi hati, akal pikiran dan amal perbuatan merupakan akumulasi dari pentingnya keseimbangan (balancing) dalam peri kehidupan seorang manusia. Terutama kaum muslimin dan muslimat, mu'minin dan mu'minat. Satu indikator kebahagiaan duniawi telah tercapai.

Islam Kaffah sama dengan Islam 100%. Tergat 100% sifatnya bertahap, tapi boleh jadi sekaligus. Tidak boleh menurun dan mundur. Jadi Islam Kaffah, mestinya melahirkan Muslim Kaffah, Keluarga Kaffah dan Komunitas Kaffah. Dunia dan akhirat.

Korelasi antara keimanan seorang Muslim akan menjadikannya muslim kaffah, secara bertahap telah melaksanakan Syahadat, Shalat, Zakat, Puasa dan Haji.

Hal-hal yang bisa mengantarkan seorang muslim ke arah lima pilar tersebut, menjadi wajib turunan. "Maa laa yatimmu illa bihi, fahuwal waajib." Sesuatu hal yang dapat mengharntarkan tegak terlaksananya sebuah kewajiban, maka ketersediaan, atau terpenuhinya hal-hal tersebut hukum nya wajib. Wajib turunan. Halal Thayyib...

Jika AI menjadi instrumen penting dalam berdakwah, maka AI menjadi wajib untuk dipahami, dikuasai dan dipraktekkan serta diajarkan kepada pihak lain, secepatnya.

Daya jangkau AI adalah level global. Dengan demikian, penguasaan bahasa global, baik arab, inggris, mandarin, maupun lainnya, menjadi sangat urgen. Sebagai turunannya.

AI sebagai Peretas, atau penghalang proses pencapaian Muslim Kaffah?

Jika tidak dikendalikan dengan cermat dan komprehenship, bisa jadi, AI akan menjadi penghalang utama bagi proses tersebut. Namun bisa sebaliknya, AI akan menjadi instrumen yang sangat membantu dan memudah cepatkan proses tersebut, jika ditangani dan dikelola sebagai instrumen utama kemajuan dengan cermat oleh para ahli yang secara terus menerus mau menyesuaikan dengan ritme dan kecepatan yang seimbang. Semua bermuara kepada tujuan untuk meningkatakan kualitas dan kuatitias keimanan dan keislaman yang telah ada.

ARD Diagram

Untuk membuat hasil lebih tertata rapi, memerlukan semacarm diagram baku yang bisa dipakai oleh semua pihak. ARD Diagram, merupakan tabel pendukung pencatatan data; perorangan, kelompok dan atau lebih luas lagi. Iman di garis ke atas, Islam di garis ke kanan. Penggunaan istilah-istilah; musyahid, mushalli, muzakki, shaaim, Hujjaj. 

Iman+Islam+Ihsan+AI+IKN KUN+ARD Diagram=Muslim kaffah

Lebih efisien dan efektif di eranya

Era IA

Era Generasi Z

Era Mutakhir

Era Menipisnya iman terhadap Surga Neraka dan era Dajjal

Era IKN_Kun   Klik di sini Daya Jangkau Dakwah dan Object serta kecepatannya

Dengan demikian, pada ranah akses materi dakwah, baik yang substantif maupun yang kontemporer sudah tersedia secara lengkap. Tinggal sikap para penyebar (da'i) yang telah terpanggil untuk melakukan upaya kongkrit dan cepat serta terukurlah yang mesti diinventarisir dengan disiplin dan akurat, berbasis data. Pentingnya data based sebagai rujukan di setiap memberikan paparan suatu kasus kemasyarkatan menjadi dasar munculnya paradigma baru dalam berdakwah di era Gen Z ini. Dakwah berjamaah, dengan sistim Edivikasi. Peten dan mudah. Wallahu A'lam.

Referensi:

1. Tafsir QS Al Baqarah 208 

2. Islam Kaffah 

3. Kaffah dalam Beragama

Minggu, 20 Agustus 2023

Al Qur'an dan Hadits: Kognitif, Afektif, dan Psikomotor

 Al Qur'an Hadits; Kognitif, Afektif dan Pskomotor
Oleh : Abdul Rosyid Ahmad Djailani


Al Quran dan Hadits adalah sumber utama ajaran Islam yang mengandung nilai-nilai pendidikan yang berkaitan dengan ranah kognitif, afektif dan psikomotor. Ranah kognitif berkaitan dengan pengetahuan dan pemahaman tentang ajaran Islam, ranah afektif berkaitan dengan sikap dan nilai-nilai moral yang sesuai dengan ajaran Islam, dan ranah psikomotor berkaitan dengan keterampilan dan perilaku yang mencerminkan ajaran Islam12. Beberapa contoh ayat Al Quran dan Hadits yang berkaitan dengan ranah kognitif, afektif dan psikomotor adalah sebagai berikut:


Sumber Bacaan:

https://www.bing.com/search?form=NTPQL2&ocid=msedgdhp&pc=U531&cvid=36aa2f1a1f204581b0b339dda5f5f799&ei=17&q=Bing+AI&showconv=1=1 


Tentang Penyusun,


Klik di https://s.id/tpos 


Jakarta Paru-paru Dunia, Jakarta Jantung Dunia

 JPPD JJD

disadur oleh :

Abdul Rosyid Ahmad Djailani

Diperhatikan dari logika bahwa segala sesuatu itu bisa ada karena diciptakan. Jadi ada penciptanya, kecuali Tuhan. Tidak berawal dan tidak pula berakhir. Tuhan berada dengan sendirinya.

Jika disodorrkan pendapat AI, maka JPPD, JJD diilustrasikan sebagai berikut;

Jakarta Paru-paru Dunia, Jakarta Jantung Dunia adalah kalimat yang mengandung makna metaforis dan patriotis. Jakarta adalah ibu kota Indonesia yang menjadi pusat pemerintahan, ekonomi, budaya dan pendidikan. Jakarta juga memiliki populasi terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, dengan lebih dari 10 juta jiwa. Jakarta memiliki peran penting bagi Indonesia dan dunia, namun juga menghadapi berbagai tantangan, salah satunya adalah polusi udara.

Berdasarkan data Air Quality Index (AQI), Jakarta seringkali memiliki kualitas udara yang buruk atau tidak sehat, bahkan terburuk di dunia12. Polusi udara di Jakarta disebabkan oleh berbagai faktor, seperti emisi kendaraan bermotor, pembakaran sampah, aktivitas industri, pembangunan infrastruktur dan kebakaran hutan3. Polusi udara dapat berdampak negatif bagi kesehatan penduduk Jakarta, terutama pada sistem pernapasan dan jantung452. Polusi udara juga dapat mengurangi harapan hidup dan kualitas hidup penduduk Jakarta5.

Untuk menjaga kesehatan paru-paru dan jantung Jakarta, diperlukan upaya bersama dari pemerintah, masyarakat dan sektor swasta untuk mengurangi polusi udara. Beberapa langkah yang bisa dilakukan adalah meningkatkan penggunaan transportasi umum yang ramah lingkungan, mengurangi pembakaran sampah, menanam pohon dan tanaman hijau, mengawasi aktivitas industri dan pembangunan yang berpotensi mencemari udara, serta memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan123.

Apakah Anda setuju dengan kalimat Jakarta Paru-paru Dunia, Jakarta Jantung Dunia? Atau apakah Anda memiliki pendapat atau saran lain tentang masalah polusi udara di Jakarta?


Jakarta Ibukota Dunia, Jakarta Jantung Dunia

 Jakarta Ibukota Dunia (JID), Jakarta Jantung Dunia

Oleh : Kang Rosyid Ahmad

The Next Jak

Sejak ditetapkannya IKN sebagai ibukota negara Nusantara, maka Jakarta, baca DKI, telah menjadi propinsi terkaya dan termasyhur di Indonesia. Sebagai apresiasi, maka Jakarta dapat dipromosikan sebagai Ibukota Dunia.

Dunia membutuhkan, setidaknya tiga unsur utama, Daratan, Lautan dan Udara. Indonesia memiliki ketiga unsur tersebut. Tiga unsur tersebut merupakan syarat mutlak terwujudnya sebuah ibukota dunia. Tiga unsur utama lainnya adalah; manusia beraadab, bahasa dan tumbuh-tumbuhan termasuk padi dan jagung serta saruran serta rerumputan. Tiga unsur lainnya adalah tata tertib, sistim pemerintahan dan jaringan komunikasi mutakhir. dan satu hal yang menjadi sentral utamanya adalah persaksian terhadap ketuhanan, utamanya Tuhan  yang maha esa, YME.

Peluang Jakarta sebagai Ibu Kota Dunia

Peluang Indonesia menjadi Ibukota Dunia adalah topik yang menarik dan kompleks. Ada banyak faktor yang mempengaruhi kemungkinan tersebut, seperti demografi, ekonomi, politik, lingkungan, budaya dan sejarah. Berikut ini adalah beberapa sumber informasi yang mungkin berguna untuk Anda:

  • Jokowi Bicara Peluang Indonesia Jadi Negara Besar hingga Dapat Trust dari Warga Dunia1: Artikel ini melaporkan pidato Presiden Jokowi pada peringatan HUT ke-78 RI, di mana beliau menyampaikan visi Indonesia Emas 2045 sebagai negara dengan kekuatan ekonomi terbesar ke-4 di dunia. Beliau juga menekankan pentingnya bonus demografi dan kepercayaan internasional sebagai peluang besar bagi Indonesia.
  • 3 Tantangan Besar Indonesia Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Dunia2: Artikel ini mengutip pernyataan Menteri BUMN Erick Thohir, yang menyebutkan tiga tantangan besar yang dihadapi Indonesia jika ingin menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dunia, yaitu pandemi Covid-19, perubahan iklim dan ketimpangan sosial.
  • Otorita IKN kenalkan beragam peluang usaha di ibukota baru3: Artikel ini melaporkan acara sosialisasi peluang usaha di ibukota baru yang diselenggarakan oleh Otorita Ibu Kota Negara (OIKN). Acara ini bertujuan untuk mengenalkan potensi dan keunggulan ibukota baru di Kalimantan Timur sebagai magnet perekonomian dunia.
  • IKN - Ibu Kota Negara4: Website ini adalah situs resmi OIKN, yang menyediakan informasi lengkap tentang rencana, proses dan perkembangan pembangunan ibukota baru. Website ini juga menjelaskan alasan, tujuan dan manfaat pemindahan ibukota dari Jakarta ke Kalimantan Timur.
  • Fakta IKN Nusantara, dari Alasan Pemindahan Ibu Kota, Pemilihan Kaltim hingga Biaya5: Artikel ini menyajikan fakta-fakta penting tentang IKN Nusantara, nama resmi ibukota baru yang ditetapkan dalam Undang-undang Ibu Kota Negara Nomor 3 Tahun 2022. Artikel ini juga membahas tentang alasan pemindahan ibukota, pemilihan lokasi, desain konsep dan estimasi biaya.

Sumber: 

https://www.bing.com/search?form=NTPQL2&ocid=msedgdhp&pc=U531&cvid=36aa2f1a1f204581b0b339dda5f5f799&ei=17&q=Bing+AI&showconv=1

Keuntungan Rakyat Menjadi Ibu Kota Dunia

Keuntungan rakyat menjadi ibukota dunia adalah topik yang beragam dan subjektif. Ada banyak pendapat dan pandangan yang berbeda tentang hal ini, tergantung pada sudut pandang dan kepentingan masing-masing pihak. Berikut ini adalah beberapa sumber informasi yang mungkin memberikan gambaran tentang keuntungan dan kerugian rakyat menjadi ibukota dunia:

  • Daerah Khusus Ibukota Jakarta - Wikipedia bahasa Indonesia1: Artikel ini menjelaskan sejarah, geografi, demografi, pemerintahan, ekonomi, sosial budaya, infrastruktur dan lingkungan hidup Jakarta sebagai ibukota Indonesia. Artikel ini juga menyebutkan beberapa keuntungan dan kerugian Jakarta sebagai ibukota, seperti pertumbuhan ekonomi, kemajuan pendidikan, keberagaman budaya, namun juga kepadatan penduduk, kemacetan, polusi dan banjir.
  • RENCANA PEMINDAHAN IBU KOTA NEGARA BESERTA ANALISIS DAMPAKNYA2: Makalah ini membahas tentang rencana pemindahan ibukota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur dari berbagai aspek, seperti latar belakang, tujuan, manfaat, tantangan, dampak dan strategi. Makalah ini juga menguraikan beberapa keuntungan dan kerugian pemindahan ibukota bagi rakyat, seperti pengurangan beban Jakarta, pemerataan pembangunan, peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal, namun juga biaya yang besar, risiko lingkungan dan sosial budaya.
  • Pemindahan Ibu Kota dan Dampaknya Terhadap Ekonomi3: Artikel ini menulis tentang dampak ekonomi pemindahan ibukota bagi rakyat, baik secara makro maupun mikro. Artikel ini mengklaim bahwa pemindahan ibukota akan memberikan keuntungan ekonomi bagi rakyat, seperti meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional, mengurangi ketimpangan antar wilayah, menciptakan lapangan kerja baru, memperluas pasar domestik dan meningkatkan daya saing global.
  • IKN dalam Perspektif Sosial, Ekonomi dan Lingkungan; Menuju Kota Dunia untuk Semua4: Artikel ini menyoroti visi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sebagai kota dunia untuk semua yang berkelanjutan dan inklusif. Artikel ini juga menjabarkan beberapa prinsip dan strategi pembangunan IKN yang berorientasi pada keuntungan sosial, ekonomi dan lingkungan bagi rakyat, seperti partisipasi publik, transparansi informasi, pengembangan sektor unggulan, pelestarian alam dan budaya.
  • Kekurangan dan Kelebihan Pemindahan Ibu Kota Negara5: Artikel ini menyajikan beberapa pendapat pro dan kontra terkait pemindahan ibukota dari berbagai tokoh politik, akademisi dan aktivis. Artikel ini juga menampilkan beberapa keuntungan dan kerugian pemindahan ibukota bagi rakyat dari sudut pandang hukum, politik, ekonomi dan lingkungan.

Sumber:

https://www.bing.com/search?form=NTPQL2&ocid=msedgdhp&pc=U531&cvid=36aa2f1a1f204581b0b339dda5f5f799&ei=17&q=Bing+AI&showconv=1=1 

Peluang Usaha Baru bagi Warga Ibu Kota Dunia

Peluang Usaha baru bagi warga Ibu kota dunia adalah topik yang menarik dan menantang. Ada banyak ide usaha yang bisa Anda coba, baik yang berbasis online maupun offline, dengan modal kecil maupun besar, sesuai dengan minat, bakat dan keahlian Anda. Berikut ini adalah beberapa sumber informasi yang mungkin membantu Anda menemukan ide usaha baru yang cocok untuk Anda:

  • 38 Ide Usaha Rumahan yang Lagi Trend, Full Cuan 2023! - Hostinger1: Artikel ini memberikan 38 ide usaha rumahan yang bisa Anda jalankan dengan mudah dan murah, seperti jadi agen frozen food, menjajal bisnis thrifting, jualan camilan di marketplace, berjualan aksesori HP, jual layanan streaming & voucher, jualan sembako online dan lain-lain. Artikel ini juga memberikan tips dan trik untuk memulai dan mengembangkan usaha rumahan Anda.
  • 30+ Peluang Usaha Modal Kecil & Menjanjikan Buat Cuan 2023! - Niagahoster2: Artikel ini memberikan lebih dari 30 peluang usaha modal kecil yang menjanjikan untuk Anda, seperti bisnis produk kreatif ramah lingkungan, kursus online, usaha rental mobil, jasa pembuatan website, wedding organizer, affiliate marketing, usaha kerajinan tangan, bisnis dropship dan lain-lain. Artikel ini juga memberikan alasan mengapa usaha-usaha tersebut menjanjikan dan cara memulainya.
  • Beragam Ide Bisnis Berpotensi Cuan di IKN Ibu Kota Baru3: Artikel ini memberikan beberapa ide bisnis berpotensi cuan di IKN Ibu Kota Baru yang bisa Anda manfaatkan, seperti toko jahit, jasa perbaikan elektronik, salon, mekanik kendaraan roda dua/empat, jasa servis TV/Radio/Ponsel, jasa perbaikan listrik/tukang ledeng dan lain-lain. Artikel ini juga memberikan gambaran tentang perkembangan IKN Ibu Kota Baru dan dampak positifnya bagi pelaku usaha.

Sumber:

https://www.bing.com/search?form=NTPQL2&ocid=msedgdhp&pc=U531&cvid=36aa2f1a1f204581b0b339dda5f5f799&ei=17&q=Bing+AI&showconv=1=1

Kamis, 29 Juni 2023

Indonesia dalam Satu Ketukan

Kepada yang mulia Bapak, ibu / saudara, pemirsa yang budiman,

dimanapun anda berada,

para pejuang harga diri bangsa...


Membangun Indonesia di era G-Z, Generasi Z, AI, dan QI, dapat dilakukan dengan cepat bahkan dengan hitungan detik. Satu ketukan saja. Syarat yang harus dipenuhi; berbasis mushalla, internet, kolaborasi dan Jujur / Benar.

Tujuan Blog ini, mengantitisipasi kegamangan hasil bonus demografi yang tidak kunjung datang dan memberi solusi, justru menjadi ajang agitasi dan objec promosi. Tujuan lainnya adalah; untuk memberi akses tercepat terhadap sumber-sumber pendanaan / sumber daya yang tersedia yang seharusnya menjadi hak ber bersama. Namun karena alasan kelambanan proses komunikasi, ketimpangan komunikasi, rakyat kebanyakan menjadi terhambat mendapatkan jatah haknya

Metode dan sistim kerja; mendaftarkan diri ke link yang disediakan dan taat azaz, yakni bersedia memulai dari diri sendiri, menolong diri sendiri, dan percaya diri.

Untuk memulai, silahkan klik di SINI Jika sudah mencoba, silahkan konfirmasi ke nomor berikut 0818262518

Tempelsari, 30 Juni 2023

Pengusul,


Abdul Rosyid Ahmadi Djailai

email: abdurosyiid1967@gmail.com